Situs resmi Perkumpulan ISKCON di Indonesia
Aktivitas dan Departemen

Perkumpulan ISKCON di Indonesia

Image
Departemen ISKCON

Departemen Komunikasi

Image
Departemen Komunikasi ISKCON
Memfasilitasi komunikasi internal di dalam Perkumpulan, antara Perkumpulan dengan komunitas ISKCON di luar negeri dan komunikasi antara Perkumpulan dengan pihak-pihak di luar Perkumpulan.

Departemen Komunikasi International Society for Krishna Consciousness (ISKCON) berupaya untuk menciptakan dan menjaga keadaan yang mendukung tercapainya tujuan-tujuan perkumpulan Kesadaran Krishna dengan cara membangun dan memelihara keyakinan terhadap integritas para anggota dan misi perkumpulan.

Oleh karena itu kami berkomitmen untuk membantu ISKCON agar menjadi organisasi kerohanian yang dihormati dan dapat memberikan kontribusi positif di seluruh dunia. Pada intinya, Kementerian Komunikasi ISKCON membangun jembatan antara ISKCON sebagai sebuah organisasi, dengan khalayak luas yang meliputi media, akademisi, pemerintah dan Lembaga Swadaya Masyarakat, perkumpulan lintas agama, komunitas Hindu yang lebih luas, dan anggota internal komunitas, praktisi, dan simpatisan ISKCON.

Departemen Pendidikan

Image
Departemen Pendidikan ISKCON
Memfasilitasi penyampaian pengetahuan kesadaran Krishna ataupun pengetahuan yang terkait, melalui cara-cara tradisional (gurukula, pemujaan Arca, dll.), kursus-kursus ISKCON (Kursus Sisya ISKCON, Bhakti-sastri, dll.) dan formal (sekolah).

Pendidikan adalah satu aspek yang sangat penting dalam kesadaran Krishna. ISKCON bukan hanya ingin mendidik orang lain dalam ilmu pengetahuan keinsafan diri, melainkan juga ingin meningkatkan pengetahuan anggotanya.

Saat ini sedang dirancang kursus-kursus yang berdasarkan pada studi terhadap kitab-kitab suci, dengan mengikuti modul bhakti-sastri yang diikuti oleh para penyembah ISKCON di seluruh dunia. Dilaksanakan juga Kursus Sisya ISKCON, kursus penting bagi para penyembah ISKCON. Di Indonesia terdapat sekolah-sekolah seperti Bhaktivedanta Dharma School yang terafiliasi dengan ISKCON yakni di Bali dan di Sumatera, di mana penekanan diberikan pada pendidikan yang berdasarkan pada spiritualitas dan pendidikan karakter.

Kursus Sisya ISKCON (atau ISKCON Disciple Course) adalah program pelatihan yang memperdalam pemahaman penyembah tentang guru tattva danguru padasraya di ISKCON yang memiliki banyak guru kerohanian. Dirancang untuk para penyembah baru yang bersiap mengambil inisiasi/diksa di ISKCON, pelatihan ini juga direkomendasikan untuk para pimpinan, pengajar, konselor, dan pendidik di ISKCON. Pelatihan ini dikembangkan di bawah arahan Komite Pelayanan Kepada Guru ISKCON, bekerjasama dengan tokoh-tokoh pengajar terkemuka di ISKCON. Pelatihan ini didasarkan pada pengajaran Srila Prabhupada dan Hukum ISKCON terkini dan referensi dari tradisi Gaudiya Vaisnava yang lebih luas.

Departemen Sankirtan

Image
Departemen Sankirtan ISKCON
Memfasilitasi kegiatan Harinam Sankirtan Mahayadnya (pengucapan Nama Suci Tuhan secara beramai-ramai) dan penyebarluasan literatur spiritual.

Para anggota perkumpulan ISKCON menjadikan pengucapan nama suci Tuhan sebagai fondasi spiritual mereka. Sankirtan adalah kegiatan mengucapkan nama suci beramai-ramai, yang dilakukan di tempat-tempat pemujaan maupun di tempat-tempat umum. Di Indonesia, para praktisi bhakti yoga ISKCON melakukan pengucapan nama suci di tempat umum, yang dikenal pula sebagai kegiatan "Harinama Sankirtana", di taman-taman kota, pantai, pura dan pada berbagai acara lainnya. Ditegaskan agar mereka terlebih dahulu mendapatkan izin resmi dari otoritas taman/pantai/pura/kota sebelum melaksanakan kegiatan tersebut.

Sankirtan meliputi pula penyebarluasan keagungan Tuhan dan pengetahuan tentang sifat mutlak Tuhan. Dengan adanya para penyebar buku yang tersebar di seluruh Indonesia, dapat dikatakan bahwa setidaknya ada satu Bhagavad-Gita yang terjual setiap harinya.

Departemen Vaishnava Care

Image
Departemen Sadhusanga ISKCON
Memfasilitasi peningkatan interaksi antar anggota melalui penguatan keluarga, komunitas-komunitas penyembah (Bhakti-vriksa) dan inisiatif pemuda.

Para praktisi Bhakti Yoga ISKCON bukan hanya tinggal di kuil-kuil atau ashram-ashram. Kebanyakan dari mereka bekerja, menempuh pendidikan dan tinggal di luar lingkungan suci tersebut. Dengan demikian, ada kebutuhan bagi mereka untuk mempelajari seni bagaimana menyeimbangkan antara gaya hidup yang sadar akan Krishna dan interaksi dengan kenyataan kehidupan duniawi di dunia ini, tanpa banyak terpengaruhi olehnya.

 

 

Departemen Pertanian

Image
Departemen Pertanian
Memfasilitasi upaya-upaya perlindungan sapi dan peningkatan kesejahteraan anggota melalui usaha-usaha pertanian yang berlandaskan Pustaka Suci Veda dan konsep Tri Hita Karana.

Sapi dihormati sebagai ibu di dalam kitab-kitab Veda, dan para praktisi Bhakti Yoga ISKCON berada di garis depan gerakan perlindungan sapi. Para anggota dan praktisi di Indonesia meningkatkan kesadaran ini lebih lanjut melalui pemujaan kepada sapi dan pemanfaatan tahi sapi, kencing sapi dan susu sapi untuk tujuan pertanian, bahan bakar, dan olahan bernutrisi tinggi.

Sebagian besar kuil ISKCON di Indonesia memiliki tanah yang cukup luas yang dapat dimanfaatkan untuk menanam tanaman organik sebagai persediaan bagi kebutuhan komunitas.

 

Departemen Kebudayaan

Image
Departemen Kebudayaan ISKCON
Memfasilitasi pelestarian dan pengembangan seni dan budaya, terutama budaya Nusantara dan kearifan lokal yang berlandaskan nilai-nilai spiritual.

Indonesia adalah rumah bagi banyak ragam budaya dan tradisi purba yang penuh warna. Para anggota dan praktisi Bhakti Yoga ISKCON Indonesia menjalani budaya dan tradisi tersebut dan menggunakannya untuk mengagungkan kegiatan-kegiatan Personalitas Tuhan Yang Maha Esa, Sri Krishna. Para penyembah menari dalam Krishna Kirtan sambil mengenakan kain batik atau udeng Bali bukanlah pemandangan yang asing dilihat. Desain arsitektur, motif, lukisan, ukiran dan drama juga diselaraskan dengan gaya/style tingkat tinggi dan halus yang dimiliki oleh Bali, yang oleh para ahli dikatakan berasal dari kerajaan Hindu-Jawa Majapahit. 

Musik dan tarian memiliki kedudukan penting dalam kegiatan perkumpulan ISKCON. Pemuda-pemudi penyembah Krsna mengadopsi berbagai gestur dan gerakan dari tarian tradisional Bharatanatyam India. Alat-alat musik tradisional Benggali seperti kartal (simbal kecil), mrdanga (gendang) dan harmonium menjadi alat musik utama untuk melakukan kirtan. Tetapi tidak terbatas hanya pada alat-alat musik tersebut. Banyak musisi berbakat yang memainkan biola, gitar dan drum, dan menggunakannya juga untuk melakukan kirtan. Berbicara tentang hal seperti itu, Krsna Gita Svara, sebuah kelompok gamelan tradisional Bali milik ISKCON, telah menghadirkan kirtan dengan wajah baru dengan alunan khas kidung dan karawitan Bali, dan juga kelompok tari bali, Bali Ranganiketan.

Melestarikan budaya asli pribumi bermakna sangat penting bagi para bhakta. Tarian dan musik tradisional diajarkan kepada anak usia belia, dan mereka didorong untuk mementaskannya selama diselenggarakannya festival-festival untuk kepuasan Sri Krishna dan tamu-tamu.

Departemen Sosial

Image
Hare Krishna Food for Life
Image
Departemen Sosial ISKCON
Memfasilitasi upaya-upaya pelayanan sosial yang bernafaskan spiritual kepada masyarakat umum seperti pelayanan kesehatan, pembagian makanan vegetarian sehat secara cuma-cuma (Food For Life) kepada yang membutuhkan, dan pelayanan sosial lainnya.

Hare Krishna Food for Life adalah organisasi bantuan makanan vegan dan vegetarian non-profit terbesar di dunia yang memiliki proyek-proyek di lebih dari 60 negara. Setiap harinya, para sukarelawan membagikan lebih dari 1.500.000 porsi hidangan gratis dengan berbagai cara, termasuk di antaranya: mobil-mobil van yang membawa makanan untuk dibagikan kepada para tunawisma di kota-kota besar di dunia; hidangan makan siang bagi anak-anak sekolah yang tidak mampu di berbagai wilayah di India; dan juga sebagai tanggap darurat di daerah-daerah yang dilanda bencana alam besar, seperti misalnya akibat gempa Samudera Hindia pada tahun 2004.

Selain Food For Life, program perawatan medis gratis dilakukan di taman-taman kota selama diselenggarakannya festival-festival ISKCON seperti Sri Jagannatha Ratha Yatra Nusantara dan Gita Jayanti Nasional, atau kegiatan yang terkait dengan wacana kesehatan. Banyak anggota dan praktisi Bhakti Yoga ISKCON adalah dokter-dokter yang terdidik secara profesional dan siap untuk membantu masyarakat umum.

Share This:
Logo Perkumpulan ISKCON Indonesia

Ucapkan

Hare Krishna Hare Krishna Krishna Krishna Hare Hare

Hare Rama Hare Rama Rama Rama Hare Hare

Niscaya Anda Bahagia!

iskcon.org | gbc.iskcon.org | news.iskcon.org | communications.iskcon.org


Perkumpulan International Society for Krishna Consciousness (ISKCON) di Indonesia 
Acarya-Pendiri His Divine Grace A.C. Bhaktivedanta Swami Prabhupada


Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI: AHU-0001067.AH.01.08.2019 | NPWP: 74.572.204.1-903.000
Kementerian Agama RI: 1230/DJ.VI/BA.00/07/2019 | Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat: 413/Parisada P/IV/2016
Members of ISKCON Governing Body Commission (GBC) are listed as Extraordinary Members of the Association